Usaha jual beli gula semut organik telah ada sejak beberapa
tahun yang lalu. Bisnis komoditi ini juga ‘manis’. Apalagi pangsa
pasarnya bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di mancanegara.
Salah
satu yang tergiur mendalami usaha gula semut adalah Amin Purwanto.
Pemilik usaha CV Maju Jaya Abadi mengatakan, dirinya baru memulai usaha
pada awal November 2014. “Saya mengawali bisnis ini dengan membeli
produk gula semut organik dari warga Desa Banjarpanepen, Banjarnegara
yang memang rata-rata masyarakat di desa ini merupakan pengrajin gula
semut organik,” katanya.
Dia mengaku tertarik mengembangkan bisnis ini karena motif ekonomi
dan juga sosial. Secara ekonomi jenis pemanis yang satu ini merupakan
pemanis yang sangat dicari, terutama di pasar luar negeri. “Banyak calon
pembeli tertarik produk gula semut organik Indonesia, selain karena
harga yang lebih murah, kualitas produk juga baik,” ujarnya kepada Sinar
Tani.
Dalam memasarkan produk, Amin mengaku menggunakan dua metode yaitu secara online dan offline. Pemasaran secara online ditujukan untuk buyer yang berasal dari luar negeri. Itu bisa melalui website kami. Buyer juga bisa memesan melalui lapak online di B2B website.
Proses Pembuatan
Gula
semut organik adalah pemanis alami yang terbuat dari sari nira kelapa
organik (palm) terbaik. Gula yeng diproses secara alami oleh petani
tradisional di Indonesia ini tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya,
sehingga aman konsumsi.
Amin menjelaskan, proses pembuatan gula
dimulai dari pengambilan sari nira kelapa setiap pagi dan sore.
Pengambilan secara rutin ini untuk menjamin kualitas nira yang
dihasilkan agar selalu segar dan dalam kondisi terbaik.
Bahan baku nira berasal dari pohon kelapa yang tumbuh endemik di
pegunungan wilayah Banyumas, Jawa Tengah. “Kualitas pohon kelapa di
daerah kami tidak perlu dikhawatirkan, selain tanah yang relatif subur,
petani juga tidak terbiasa menggunakan pupuk atau pestisida berbahaya,”
katanya.
Nira kelapa terbaik yang telah diambil dari pohon kelapa
kemudian direbus dengan suhu tinggi untuk menghasilkan pasta. Pasta yeng
berwarna kecoklatan lalu dikeringkan perlahan dan dikristalisasi dengan
cara diaduk. Langkah selanjutnya dimasukkan ke dalam penyaringan.
Gula
semut yang telah menjadi setengah kristal kemudian dikeringkan untuk
mendapatkan gula kristal dengan kualitas terbaik. Proses pembuatan gula
kristal dilanjutkan dengan pengemasan. Gula kristal yang telah kering
dimasukkan ke dalam plastik.
Lebih Sehat
Dengan
cara budidaya yang alami tersebut Amin yakni akan memberikan jaminan
kepada konsumen. Sebab, produk yang dihasilkan benar-benar alami sejak
dari pohon hingga pemrosesan menjadi gula. Karena itu gula semut organik
sangat sesuai untuk yang menginginkan pola hidup sehat. Kelebihan gula
semut adalah kadar glycemic Indeks rendah, bebas GMO dan bebas gluten.
Amin
menjelaskan, gula semut organik ini memiliki indeks glikemik rendah,
sehingga bisa menjadi alternatif pengganti gula tebu yang memiliki
indeks glikemik tinggi. Indeks glikemik merupakan ukuran bagaimana
makanan yang mempengaruhi kadar glukosa tubuh.
“Makin tinggi
nilainya, makin besar gula darah kita akan meningkat setelah makan
makanan tersebut. Indeks glikemik nira kelapa berada pada 35 pada indeks
glikemik sementara gula lain berkisar 65-100,” katanya.
Kelebihan
lain adalah alami. Menurut Amin, gula semut organik yang dihasilkan
tidak diproses seperti gula merah dan gula lainnya. Proses dilakukan
alami dengan merebus nira bunga pohon kelapa untuk mendapatkan gula
terbaik.
Gula semut organik ini juga mengandung mineral dan
vitamin yang lebih baik dibanding gula lain. Di antaranya, mineral besi,
seng, magnesium, dan kalium. Gula semut organik juga kaya vitamin B,
yang penting untuk kesehatan fisik, serta untuk kemampuan mengelola
stres. “Gula nira kelapa kaya akan nutrisi lain seperti inositol, yang
telah terbukti meningkatkan fungsi mental dalam uji klinis,” ujarnya.
Amin
menambahkan, gula semut mengandung enam belas asam amino esensial,
seperti glutamin, yang sangat penting dalam sejumlah proses tubuh.
Glutamin juga digunakan membuat asam glutamat, yang terlibat dalam
kesehatan jantung dan fungsi otak.
Editor : Julianto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar